Jumat, 15 Januari 2010
KONSEP BASIS DATA
1.1PENGENALAN BASIS DATA
Kata “basis data” bisa digunakan untuk menguraikan segala sesuatu dari sekumpulan data tunggal , seperti daftar telephon. Istilah “basis data” tidak termasuk aplikasi, yang terdiri dari form dan report dimana pengguna akan saling berhubungan. Basis Data terdiri dari file-file fisik yang ditetapkan berdasarkan computer saat menerapkan perangkat lunak basis data. Di sisi lain, suatu model basis data lebih kepada konsep dibandingkan objek fisik dan digunakan untuk menciptakan table di dalam basis data anda.
Basis data adalah suatu aplikasi terpisah yang menyimpan suatu koleksi data. Masing-masing basis data memiliki satu API atau lebih yang berbeda untuk menciptakan, mengakseskan, mengelola, mencari dan meraplikasi data.
Sebuah basis data adalah tempat pnyimpanan file data. Sebagai file data, suatu basis data tidak menyajikan informasi secara langsung kepada pengguna. Pengguna harus menjalankan aplikasi untuk mengakses data dari basis data dan menyajikanya dalam bentuk yang bisa dimengerti. Ketika bekerja dengan file-file data, suatu aplikasi harus dikodekan agar bekerja dengan struktur masing-masing file data. Biasanya, Suatu basis data berisi catalog yang menggunakan aplikasi untuk menentukan cara data diorganisir. Aplikasi basis data umum bisa menggunakan catalog tersebut untuk menampilkan data dengan penggunadari basis data yang berbeda secara dinamis, tanpa terikat pada format data tertentu.
Basis data biasanya memiliki dua bagian utama. Pertama, file yang memegang basis data fisik. Kedua, perangkat lunak sistem manajemen basis data (DBMS) menggunakan aplikasi untuk mengakses data. DBMS bertanggung jawab menguatkan struktur basis data, termasuk :
Memelihara hubungan antar data di dalan basis data.
Memastikan bahwa data tersimpan secara tepat, dan menetapkan aturan hubungan data agar tidak dilanggar.
Pemulihan (recovery) semua data dari kegagalan sistem.
Recovery atau pemulihan adalah upaya untuk mengembalikan basis data dalam keadaan yang dianggap benar.
Pemulihan itu menyangkut :
1.Pemulihan terhadap kegagalan transaksi
2.Pemulihan terhadap kegagalan sistem
3.Pemulihan terhadap kegagalan media.
1.2 SIFAT-SIFAT BASIS DATA
Istilah basis data pada umunya juga menyiratkan serangkaian sifat yang terkait; berbagi data, integritas data, keamanan data, abstraksi data, dan inpendensi data.
1.2.1 BERBAGI DATA
Data yang disimpan didalam basis data tidak secara umum dipegang semata-mat untuk digunakan oleh seseorang. Suatu basis data secara normal diharapkan bisa diakses oleh lebih dari satu orang, dan mungkin pada waktu yang sama.
Oleh karena itu, basis data siswa mungkin bisa diakses oleh anggota yang bukan hanya akademis,tetapi juga staf administrative. Sebagai contoh adalah sebuah supermarket. Data penjualan bisa diakses oleh pengontrol persediaan dan sistem informasi manajemen.
1.2.2 INTEGRASI DATA
Data bersama membawa banyak keuntungan bagi organisasi. Salah satu bentuk tanggung jawab pemakaian basis data yang utama adalah memastikan bahwa data terintegrasi. Hal tersebut menyiratkan bahwa suatu basis data harus
Kelebihan & Kekurangnan Basis Data
Kelebihan Sistem Basis Data
• Mengurangi kerangkapan data
• Mencegah ketidakkonsistenan
• Keamanan data dapat terjaga
• Integritas dapat dipertahankan
• Data dapat digunakan bersama-sama
• Menyediakan recovery
• Memudahkan menerapkan standarisasi
• Data bersifat mandiri
• Keterpaduan dapat terjaga
Kekurangan Sistem Basis Data
• Diperlukan tempat penyimpanan yeng besar
• Diperlukan tenaga yang terampil dalam mengolah data
• Perangkat lunaknya mahal
•
Kerusakan di sistem basis data mempengaruhi departemen yang terkait
Pengertian Sistem Operasi adalah Program yang mengaktifkan/ memfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer( operasi I/O, Pengolahan file, dll ).
End User
Pengertian : Orang yang mengakses basis data melalui terminal dengan menggunakan query language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer.
Transfer Data
Source Destination
---------- --------------
Access ------> SQL Server
SQL Server ------> Access
SQL Server ------> Mysql
Mysql ------> SQL Server
Tranfer data dari Access ke SQL Server
1.Pastikan dbaccess sudah ada
2.SQL Server sudah dijalankan
3.Enterprise Manajer
4.Buat database baru
contoh : dbt1
5.Klik Kanan dbt1
Import Data
6.Source : Access
7.Destination : SQL Server
Transfer data dari SQL Server ke Mysql
1.Start --> Program --> PhpTriad --> Mysql-D
2.Start --> Program --> PhpTriad --> Apache --> Start Apache
localhost/phpmyadmin
Cara membuat DSN
1.Start
2.Setting
3.Control Panel
4.Administrative tools
5.Data Source (ODBC)
6.add - Mysql (ODBC) 3.51 Driver
7.finish
8.isi database nama
9.isi database source
10.test connection
11.OK
VIEW SQL SERVER
View adalah tabel virtual yang isinya didefinisikan oleh query database. View bukanlah sebuah tabel fisik, tetapi sekumpulan instruksi yang menghasilkan sekumpulan data.
Penggunaan view sangat bermanfaat apabila kita ingin memfokuskan diri pada informasi tertentu yang terdapat dalam basis data. Bayangkan sebuah database perusahaan yang diakses beberapa user pada departemen berbeda. Informasi yang dibutuhkan oleh setiap departemen pastilah berbeda. Dengan menggunakan view dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan saja, baik berasal dari satu tabel atau lebih dalam database tersebut.
View mengijinkan banyak user yang berbeda melihat informasi yang sama dengan fokus yang berbeda. View mengijinkan kombinasi informasi untuk memenuhi kebutuhan user tertentu dan bahkan bisa diekspor ke aplikasi lain
Membuat View
View dapat dibuat dengan perintah Transact-SQL yaitu Create view atau dengan menggunakan program penyunting view yaitu enterprise manager.
Hal yang harus diingat pada saat membuat view :
1. View hanya bisa dibuat di dalam database yang sedang digunakan.
2. Anda tidak bisa menghubungkan trigger, aturan kedalam view.
3. View bisa menggunakan data dari view lain.
4. Kita tidak bisa membuat indeks untuk view.
5. Jika ada lebih dari satu kolom view yang memiliki nama yang sama, kolom tersebut harus diberi alias.
6. Kolom didalam view sama dengan kolom ditabel asal.
Untuk Membuat View kita dapat meng Klik kanan
Setelah tampilan menu view kita dapat menambahkan table yang kita butuhkan
Misalkan kita akan membuat view untuk menampilkan data mahasiswa maka kita hanya membutuhkan table Tmhs
Misalkan kita akan menampilkan Nim dan nama Mahasiswa tersebut maka kita pilih dari tabel Tmhs nim dan nama
Untuk mengecek hasilnya klik tanda seru merah ! atau run maka akan terlihat nim dan nama mahasiswa.
Untuk menyimpan view bisa klik save dan beri nama view misalnya view_nim_nama
View bisa juga langsung dibuat pada console query dan cara ini kadang dianggap lebih mudah dibandingkan dengan visual.
Query analyzer
Strt – Program – Microsof SQL server 7.0 – Query Analyzer
1 Menampilkan seluruh data mahasiswa (tmhs)
select * from tmhs
2.Menampilkan data mahasiswa dengan prodi KA:
Select * From tmhs
Where tmhs.prodi =’ KA’
3. Menampilkan data mahasiswa yang namanya depannya huruf A :
select * from tmhs
Where tmhs.nama like ‘a%’
Huruf A dibelakang :
select * from tmhs
Where nama like ‘%a’
Yang namanya mengandung huruf A :
select * From tmhs
where nama like ‘%a%’
4. Menmpilkan banyaknya data gunakan Count :
Select Count (*) as banyak_mhs from tmhs
5. Menampilkan jumlah SKS yang ditawarkan :
Select sum(sks) from tmk
6. Tamilkan Rata –rata sks
Select Avg(SKS) as rata-rata from tmk
7. Tampilkan Max,Min,AVG,SUM dari SKS tmk :
select Max(sks) as Maksimum,MIN(sks) as Minimum,AVG(sks)rata2,Sum(sks) Banyak_sks from tmk
8. Berapa data mahasiswa yang nilai nya A :
select count (*)as Jumlah from tnilai
where hurufmutu='A'
contoh kasus :
Ttransaksi
TGL jual
19-10-2008 5000
19-10-2008 10000
20-10-2008 5000
21-10-2008 10000
Jurnal
TGL ket ref debet Kredit
19-10-2008 - - 15000
20-10-2008 - - 5000
21-10-2008 - - 10000
Buku besar
Debet kredit
30000
Query :
- Total Jual dari tanggal :
Select tgl,SUM(Jual) as debet From Transaksi
Group by Tgl
- total jual dari bulan dan tahun :
Select SUM(jual) as debet from Ttransaksi
Where tgl like ‘% 10-2008’
PROCEDURE SQL SERVER
Pengertian
Procedure pada dasarnya adalah sebuah program yang ditulis dalam bahasa Transact-SQL yang disimpan di dalam database SQL Server. Procedure dibentuk dari perintah, variabel serta alur logik yang terdapat pada SQL. Procedure bisa dijalankan secara manual ataupun dijalankan oleh program lain.
Jenis jenis Prosedur
Prosedur bisa dibagi bagi ke dalam prosedur lokal yang disimpan di dalam server lokal, atau prosedur remote yang disimpan didalam server yang lain. Prosedur juga bisa didefiniskan oleh user atau system procedures yang merupakan bagian dari server.
Komponen komponen prosedur :
1.Parameter
Prosedur bisa menyimpan 255 parameter dan sebuah kode hasil, parameter ini digunakan untuk komunikasi antara prosedur dan dunia luar, apabila kita menjalankan prosedur maka nilai akan dikirim dalam bentuk parameter.
2.Nama dan data tipe
Parameter harus memiliki nama yang eklusif dan diawali dengan simbol @. Kita juga diharuskan menyertakan tipe data
Contoh
Create procedure test1
@kode varchar(8),
@nilai int
Pada prosedur tersebut terdapat dua parameter yaitu kode dan nilai yang harus disertakan pada saat menjalankan prosedur.
3. Arah dari paremeter
Semua parameter yang dibuat dianggap sebagai parameter input, artinya mereka menerima data dari program yang menjalankan prosedur. Dengan menambahkan kata OUTPUT ke dalam definisi parameter, prosedure bisa mengembalikan nilai dari parameter ke dalam program yang memanggilnya.
Cara membuat prosedur dengan Enterprise manager :
• Klik kanan Strore Procedure untuk menampilkan Shorcut
• Tulislah perintah prosedure kemudian check Syntax
• Kemudian klick ok maka prosedur telah dibuat.
Cara membuat prosedure dengan Query Analizer
Untuk menjalankan query analizer langkah langkahnya adalah :
1. Koneksikan dengan server
2. Pilih database yang akan digunakan
Jika kita lupa database yang digunakan maka perintah perintah SQL tidak akan
menghasilkan hasil yang diinginkan.
3. Ketikkan perintah transact-SQL
Ketikkan perintah pembuatan procedure dan dieksekusi maka prosedur tersebut akan ada di Store Procedure
Prosedur yang dibuat oleh user dibagi menjadi dua yaitu :
1.Prosedur tanpa parameter
Misalkan ada sebuah tabel dengan rancangan :
Contoh prosedur tanpa parameter
Contoh 1 :
Create procedure proc_Tampil_MHS
As
Select * from Tmhs
Cara menjalankannya :
Exec proc_Tampil_MHS
Contoh 2 :
Create procedure proc_Tampil_Matakuliah
As
Select * from TMk
Cara menjalankannya :
Exec proc_Tampil_Matakuliah
2. Prosedur dengan parameter Misalkan ada sebuah tabel dengan rancangan :
Contoh prosedur dengan parameter
Contoh 1 : Dengan nama field
Create procedure Proc_input_mhs
@nim varchar(10),
@nama varchar(20),
@alamat varchar(50)
As
Insert into TMhs(nim,nama,alamat) values(@nim,@nama,@alamat)
Cara menjalankan :
Exec proc_input_mhs ‘2000’,’dewi’,’kuningan’
Contoh 2 : Tanpa field
Create procedure Proc_input_Matakuliah
@kode varchar(3),
@namamk varchar(20),
@sks int
As
Insert into Tmk values(@kode,@namamk,@sks)
Cara menjalankan :
Exec Proc_input_matakuliah ‘M01’,’Perancangan Basis data’, 3
Contoh 3 : Edit data Mahasiswa
Create Procedure proc_edit_mhs
@nim varchar(10),
@nama varchar(20),
@alamat varchar(50)
As
Update tmhs set nama=@nama,alamat=@alamat where nim=@nim
Cara menjalankan :
Exec proc_edit_mhs ‘2001’,’Ayu’,’Cirebon’
Contoh 4 : Hapus data mahasiswa
Create Procedure proc_hapus_mhs
@nim varchar(10)
As
Delete from tmhs where nim=@nim
Cara Menjalankan :
Exec proc_hapus_mhs ‘2001’
Penggunaan prosedur ini sangat memudahkan programer dan DBA dalam mengembangkan dan menyederhanakan tugas tugas, juga prosedur ini dapat digunakan juga sebagai FAQ dari permintaan user.
Kamis, 14 Januari 2010
Aplikasi Data Base
Pertemuan 3
Aplikasi Database
Dalam mengolah database diperlukan sebuah Program aplikasi sebagai alat nya.Microsoft Access adalah sebuah program Aplikasi untuk mengolah database model relational karena terdiri dari kolom ( field ) dan baris (Record ).Microsoft accsess adalah salah satu aplokasi yang paling sering digunakan karena yang sangat mudah dalam pembuatan dan perancangan system managemen Database.
Cara membuat file database baru ( Blank Database )
- Klik Blank Database
- Pada kotak save in,Pilih dimana Database akan disimpan
- Pada kotak file name ketik,misal : dbperpustakaan
- Klik tombol Create
Misalnya akan membuat tabel dengan create tabel in design view kemudian muncul tabel .
- Ketik nama field sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan tipe datanya.
- Tentukan Primary key jika dibutuhkan dengan cara : Klik kanan nama field pilih Primary key
- Save tabel misal : tbl perpustakaan
- Close
- Untuk mengisi tabel open nama tabel.
Contoh Design Table pada Ms.Acces :

Contoh relationship pada database :

![]()

Primary Key Foreign Key
Kunci
Pertemuan 2
Kunci
Terdapat dua jenis kunci yaitu kunci utama ( Primary key ) dan kunci tamu (foreign key ).
Primary Key
Primary key sering disebut sebagai kunci utama Karene nilainya selalu unik.Primary key digunakan untuk membedakan satu data dengan data yang lain yang terjadi pada waktu yang bersamaan. ( Digunakan untuk menghapus, mengedit dan mencegah/menjaga baris baris duplikat )
Contoh Tabel Kegiatan Bulan ramadhan :
| No | Tanggal | Kegiatan | Paraf |
| 1 | 1-09-2009 | Mendengarkan cerenah | |
| 2 | 1-09-2009 | Sholat | |
| 3 | 1-09-2009 | Tadarus Al-qur’an | |
| 4 | 1-09-2009 | Sholat | |
Pada Kegiatan no.2 dan 4 dituliskan kegiatan yang sama yaitu sholat tetapi pada no.2 dan no.4 sholat yang dilakukan pada waktu yang berbeda ( misalnya : sholat subuh daan sholat duhur ).
Karakteristik Primary key
- Mandatory : harus menyimpan nilai non-null, jika kolom kiri kosong maka duplikasi
baris bisa terjadi.
- Unique : hanya dimiliki oleh 1 baris
- Stable : tidak mungkin berubah (contoh NIM, NoKTP)
- Short : Memiliki sedikit karakter
Foreign Key
Foreign Key Merupakan primary key yang diletakkan pada tabel lain. Foreign key Digunakan untuk relasi untuk mengakses data dari tabel yang lain
PERANCANGAN DATABASE
PERANCANGAN DATABASE
Pertemuan 1
Pengertian database
Database
Database adalah Susunan atau Kumpulan tabel yang mempunyai kaitan
atau berhubungan antara satu tabel dengan tabel yang lain.Setiap Basis data atau Database memiliki/berisi sejumlah objek basis data (seperti file/tabel,indeks dan lain-lain).Database dapat berisi /menyimpan data (data adalah representasi fakta dari dunia nyata mengenai objek).Databse juga mengandung /menyimpan struktur ( baik untuk basisdata maupun objeknya secara detail.
Tabel
Tabel merupakan kumpulan informasi secara logis yang terkait dan diperlakukan
sebagai unit
Record ( Baris )
- Suatu tabel terdiri dari baris ( atau record )
- Suatu baris adalah kejadian tunggal yang berisi data di dalam tabel
- Setiap baris diperlakukan sebagai unit tunggal
Field ( Kolom )
- Baris diorganisasikan sebagai sekumpulan kolom (atau Field-field).
- Semua baris di dalam tabel terdiri atas kumpulan kolom yang sama
- Setiap kolom mempunyai fungsi untuk memberikan informasi untuk menjelaskan fungsi dari tabel
- Setiap kolom yang dibuat harus pernah diisi sedikitnya 1 baris
Field ( kolom )
Record ( Baris )
| | | |
|
| | |